Cara – Cara Memasuki Pasar Global

allyoucanshared.com, Jakarta – Apa saja cara – cara Memasuki Pasar Global? Dibandingkan pasar domestik, pasar luar negeri tentu menawarkan pasar yang jauh lebih besar.

6 Cara Memasuki Pasa Global

Marketing in Home Country by Host Country

Marketing in Home Country by Host Country merupakan aturan di mana suatu negara yang disebut home country harus membayar, sedangkan host country(negara pengirim) akan memperoleh fee dari kegiatan bisnis tersebut. Contohnya Johnson.

Bacaan Lainnya

Multinational Corporation

Multinational corporation adalah perusahaan raksasa skala internasional yang berpusat di suatu negara dan memiliki kantor cabang di berbagai negara. Contohnya Adidas, Apple, ASUS.

Management Contracting

Mangement contracting merupakan model bisnis yang berkaitan dengan aturan sebuah perusahaan yang menyediakan mekanisme manajemen dalam satu atau semua tempat kepada perusahaan lain. Contohnya Hotel Ritz Carlton dan Four Season.

Baca Juga : Hal – Hal Dasar Dari Kekuatan Bisnis Internasional

Joint Venturing

Joint venturing merupakan pembentukan aliansi strategis gabungan dari beberapa perusahaan dari berbagai negara yang disatukan berdasarkan pembagian biaya dan risiko, serta memperoleh pengetahuan lokal dan mungkin juga pengaruh politik.

Ada 5 tujuan umum dalam strategi joint venturing ini, yaitu meluaskan pasar, berbagi risiko dan imbalan, berbagi teknologi dan pengembangan produk bersama, dan berbagi pemahaman peraturan pemerintah. Contoh strategi ini Indofood dan Nestle.

Franchising

Franchising merupakan model bisnis yang berkaitan dengan jual/beli lisensi dari sebuah perusahaan di suatu negara ke perusahaan di negara lain. Penjual lisensi tersebut disebut franchisor, sementara pembelinya disebut franchisee.

Franchising merupakan suatu sistem di mana franchisee(pemegang izin waralaba) membayar royalti kepada franchisor(pemberi izin/pemilik merek/perusahaan induk) agar mendapatkan hak untuk menggunakan merek dagangnya, menjual produk dan layanannya, dan menggunakan format dan sistem bisnisnya.

Dibanding licensing, kontrak perjanjian franchising biasanya cenderung lebih lama.

Sistem waralaba juga menawarkan paket hak dan sumber daya yang lebih luas, yang biasanya mencakup sistem manajerial, peralatan, manual operasi, persetujuan lokasi, pelatihan awal, hingga semua dukungan yang diperlukan bagi pemegang izin waralaba.

Model bisnis yang bergerak di bidang kuliner seperti ini, contohnya Mc Donalds dan KFC.

Baca Juga : Hambatan Dalam Bisnis Internasional Secara Umum

Turnkey Project

Turnkey project sebetulnya masih dalam lingkup aktivitas ekspor, namun dengan mekanisme berbeda.

Strategi turnkey project memungkinkan bisnis internasional untuk terlibat ke dalam luar negeri, di mana ada kemungkinan larangan yang menyangkut investasi langsung dari asing.

Turnkey project mempunyai mekanisme keahlian manajerial yang menangani kegiatan ekspor di bidang teknologi yang sebagiannya merupakan perlengkapan modal.

Karena berkaitan dengan proyek teknologi, maka perlu melibatkan pihak kontraktor. Kontraktor ini ditugaskan untuk mengerjakan hal – hal seperti mendesain sebuah pabrik, menyuplai bahan mentah, dan menyediakan teknologi pemrosesan.

Kelemahan strategi ini memungkinkan secara tidak sengaja menciptakan kompetitor di masa yang akan datang. Selain itu, ada kemungkinan juga pengambilalihan pabrik oleh negara tuan rumah.

Licensing

Licensing merupakan pengaturan kontrak di mana licensor(pemberi lisensi) menawarkan aset kepada licensee(pemegang lisensi/perusahaan asing) dengan imbalan royalti.

Pemberi lisensi dari negara asal memberikan hak dan sumber daya terbatas untuk pemegang lisensi. Pemberian ini juga mencakup brand, hak paten, teknologi, hingga keterampilan manajerial.

Baca Juga : Cek Spesifikasi dan Harga Oppo A54 Terbaru

Ini memungkinkan penerima lisensi memproduksi produk pemilik lisensi untuk jangka waktu tertentu di pasar tertentu, baik secara eksklusif dan non-eksklusif.

Hal ini memungkinkan bagi pemegang lisensi untuk melakukan produksi dan penjualan produk serupa di negara tuan rumah. Contoh bisnis seperti ini adalah Starbucks.

Ekspor

Ekspor adalah kegiatan menjual barang ke luar negeri. Ekspor ini sendiri masih terbagi menjadi dua, yaitu direct export dan indirect export.

  • Indirect export adalah menjual barang atau jasa melalui beberapa tipe induk pangkalan eksportir.
  • Direct export adalah menjual barang atau jasa ke luar negeri dengan produksi sendiri.

Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan dari strategi ekspor, salah satunya menghindari biaya pengaturan manufaktur di pasar luar negeri.

Tapi strategi ini juga memiliki kerugian, yaitu biaya transportasi dan hambayan perdagangan internasional yang tinggi.

Oke sobat readers, itulah beberapa cara agar kalian yang ingin berbisnis bisa memasuki pasar global. Semoga penjelasan ini dapat membantu kalian sobat readers.

Terima Kasih.

Baca Juga : Bagaimana Sejarah Bisnis Internasional Di Dunia Terjadi
Android 12 Siap Rilis Oktober Tahun Ini !
Perbedaan Antara Bisnis Internasional dan Bisnis Domestik
Pengertian Dan Macam – Macam Bisnis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.